BeritaDaerahHuman Interest

BMI Peduli Covid-19, dr Caput: “Sabar Hidup Berdampingan dengan Covid, Akan Lahir Era Baru”

Singaraja, SINARTIMUR.com – Progam BMI Peduli Covid-19 terus digelorakan Ketua BMI Kabupaten Buleleng, Bali, dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG bersama jajarannya. Minggu (29/8/2021) pagi, dr Caput – sapaan akrab dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG – kembali berbagi ke Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja.

Kali ini, dr Caput didampingi sejumlah anggota BMI dan LDC (Loyalis Dokter Caput) langsung blusukan ke rumah-rumah warga yang diberikan bantuan sembako usai secara simbolis diserahkan di Balai Banjar Adat Banjar Jawa di Jalan Gajahmada, Singaraja. Sebanyak 50 paket sembako dibagi salurkan kepada kaum lansi dan disabilitas di empat lingkungan di wilayah Kelurahan Banjar Jawa.

Menariknya, saat ini dr Caput bersama BMI dan LDC bukan hanya sekedar membagi-bagi sembako tetapi kini melangkah kepada penguatan psikologis dan mental masyarakat agar mampu hidup berdampingan dengan Covid-19 dan sabar menjalani situasi ini menghapai era kehidupan baru pasca pandemic Covid-19.

“Kata kuncinya adalah sabar. Kita harus sabar hidup berdampingan dengan Covid-19, karena akan lahir era baru yang penuh kesabaran, penuh kebersamaan, penuh kegotongroyongan dan disiplin,” tandas dr Caput kepada perwakilan warga yang hadir menerima paket sembako secara simbolis.

Dokter Caput yang Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng memaparkan bahwa dalam saatnya perkembangan penyebaran Covid-19 akan menurun. Maka itu, kata dia, masyarakat yang sedang hidup dalam situasi dan kondisi susah ini, mulai saat ini harus diberikan pemahaman tentang kondisi secara umum tentang pandemic Covid-19.

“Kita memberikan pemahaman tentang kondisi secara umum tentang pandemic ini. Dan saya juga mengingatkan bahwa kunci dari keberhasilan dalam pandemic ini adalah kesabaran, kedisiplinan, dan kebersamaan, sehingga kita berhasil melewati masa-masa yang sulit ini. Ini sebuah proses alam yang tentunya kita harus jalani. Dan saya kira ketika kita melewati masa pandemi ini kita akan lahir beda. Hidup di era baru yang penuh dengan rasa kepedulian, penuh dengan rasa kebersamaan, penuh dengan rasa kegotongroyoangan, yang paling penting adalah disiplin diri yang jauh lebih tinggi,” ucap dr Caput.

Dokter Caput menegaskan bahwa dalam hidup berdampingian denganCovid-19 ini dua hal penting yakni kesehatan badan, pikiran atau psikoligis tidak boleh dipisahkan dan tidak boleh diabaikan karena merupakan satu kesatuan.

“Ini yang boleh dikatakan tidak bisa diabaikan. Karena kita tahu yang namanya sehat adalah satu kesatuan antara badan, pikiran dan jiwa. Badan boleh bagus, baik, tetapi ketika pikiran, factor psikologis yang terlalu keras menekan dan kita tahu pandemi ini keras sekali pengaruhnya terhadap psikologis masyarakat, ini jelas akan memperlambat kita lepas dari pandemic Covid-19,” tandas dr Caput mengingatkan.

“Nah, disinilah kita menekanan secara psikologis, memberikan motiviasi, memberikan semangat,membangun enerji-enerji positif dari masyarakat sehingga mereka akan betul-betul menghadapi pandemic Covid-19 dengan penuh optimis,” papar dr Caput diplomatis.

Terkait dengan aksi sosial kali ini, dr Caput menuturkan, “Hari ini kita berbagi dalam suasana kondisi pandemi Covid-19 ini, kita tetap menjalankan peduli Covid-19, kita turun di Kelurahan Banjar Jawa, kita koordinasi dengan lurah dan kelian banjar adatnya kita turun, kita berbagai ke empat lingkungan. Tadi kita langsung blusukan ke tempat warga-warga yang ternyata sangat-sangat membutuhkan. Ada orang lansia yang tidak berdaya, ada orang cacat, yang notabene ini kondisi riil masyarakat kita yang tentunya sangat-sangat memerlukan uluran tangan bantuan.”

“Dan pada kesempatan yang baik ini, saya turun ikut berbagi, membagikan sembako kepada warga tersebut,” ujar dr Caput.

Pada kesempata itu, dr Caput juga menyumbangkan vitamin kepada petugas atau aparat Banjar Adat Banjar Jawa yang terlibat dalam pelayanan dan penanganan Covid-19. “Dan juga kepada aparat di Banjar Adat yang kita tahu mereka-mereka ini adalah ujung tombak dalam pelayanan khususnya dalam masalah pandemic covid-19 ini, tentunya mereka sangat memerlukan perlindungan, kondisi tubuh yang baik, saya pun memberikan vitamin,” ucap dr Caput yang kelahiran Kelurahan Banjar Jawa itu.

Ia berharap, sumbangan pakey sembako itu bisa bermanfaat dan meringankan beban warga terutama para lansia dan disabilitas di masa susah ini. “Mudah-mudahan dari sumbangan ini, dari kepedulian ini masyarkat terbantu dan semeton-semeton aparat di Banjar Adat juga bisa tetap melakukan tugas kewajibannya dalam kondisi sehat. Kita semua berhrap kondisi pandemic covid ini cepat berlalu dan kita kembali sehat,” pungkas dr Caput denganpenuh keyakinan. j

Kelian Banjar Adat Banjar Jawa Ir Nyoman Budi Utama sangat berterima kasih kepada dr Caput bersama BMI dan LDC yang telah memberikan sumbangan paket sembako kepada warganya. “Kami atas karma, menyampaikan terima kasih kepada Pak Dr Caput yang mau turun langsung dan memberikan sumbangan sembako kepada karma kami. Paket sembako ini sangat-sangat penting dan bermanfaat bagi krama kami di sistuasi susah seperti saat ini. Sekali lagi, terima kasih kepada Pak Dr Caput,” ucap Budi Utama, yang juga Kabag Umum Setwan Buleleng itu. jun/frs/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: