Ekonomi & Bisnis

Ada Kabar Gembira! Jelang Lebaran, Pemkab Buleleng Akan Gelar Gerakan Pangan Murah

Gerakan Pasar Murah Berlangsung Sampai Tanggal 9 April 2024

Quotation:

Harga kebutuhan pokok jauh lebih murah disini jika dibandingkan harga dipasaran yang saat ini telah mengalami peningkatan menjelang Lebaran. Semoga kegiatan ini secara berkelanjutan diadakan sehingga manfaatnya bisa dirasakan orang banyak,” ucap Gusti Ayu Jelantik, salah satu warga Baktiseraga.

Singaraja, SINARTIMUR.com – Inflasi pangan? No way! Ini lantaran jelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi melonjaknya harga barang sebagai langkah mengendalikan gejolak inflasi pangan.

Salah satunya adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota melalui fasilitasi distribusi wilayah produsen yang mengalami surplus kewilayah konsumen yang mengalami defisit, serta menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat berpenghasilan rendah serta melakukan pengawasan ketat terhadap harga pasar.

Hal itu dibahas secara daring dan luring dalam kegiatan Apel Siaga GPM menyambut Idul Fitri yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arif Prasetyo Adi yang turut dihadiri oleh Penjabat Bupati Buleleng, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Forkopimda Buleleng, Sekda Buleleng dan Pimpinan SKPD dan BUMD lingkup Pemkab Buleleng secara virtual di kawasan Pasar Anyar Buleleng, Senin (1/4/2024).

Kepala Bapanas Aruf Prasetyo Adi dalam sambutannya mengatakan sinergi Bapanas dengan stakeholder pangan terkait untuk melakukan GPM sampai dengan 9 April 2024. Diharapkan olehnya, seluruh masyarakat di Indonesia mendapatkan kebutuhan bahan pokok dalam mempersiapkan lebaran dengan baik.

Arif Prasetyo juga menekankan untuk beras SPHP dijual seharga Rp 10.900 per kilogram (Kg), sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Seperti diketahui, seijin Bapak Presiden relaksasi HET beras premium yang diberlakukan sementara ini menyasar beberapa wilayah. HET disesuaikan menjadi adanya selisih lebih Rp 1.000 per Kg dibandingkan HET sebelumnya.

 

“Untuk itu, kepada pihak terkait mohon untuk ditertibkan kalau ada yang menjual diatas harga Rp. 10.900 per Kg. Hal ini tentunya dapat meringankan beban masyarakat dalam memperisiapkan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.

Menyanggupi istruksi Kepala Bapanas, mewakili Pj. Bupati Buleleng, Kepala DKPP Buleleng yang juga selaku Sekretaris II Satgas Pangan Buleleng I Gede Putra Aryana mengatakan sesuai intruksi Bapanas, Pemkab Buleleng menggelar Apel Siaga GPM yang dilokuskan di area Pasar Anyar Buleleng dengan melibatkan 16 pedagang diluar dari Bulog dan Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng. Dimana Pemkab Buleleng akan mengagendakan GPM sampai 9 April nanti sesuai intruksi Bapanas.

“Kami akan gelar GPM sampai 9 April ke depan sesuai intruksi Bapanas. Lokusnya kami akan bagi diantaranya di Kampung Bugis, Kampung Anyar dan Kampung Baru. Selain itu juga akan memanfaatkan Gerai Pasar Rakyat yang akan buka setiap harinya disini,” tegas Aryana.

Kadis Aryana menyebutkan bahwa GPM kali ini menyajikan berbagai kebutuhan bahan pokok seperti beras, cabai, telur ayam, bawang putih, bawang merah, gula pasir, minyak goreng, buah-buahan hingga produk UMKM lokal dengan harga yang relatif lebih murah.

GPM hari ini disambut suka cita oleh salah satu warga dari Desa Baktiseraga Gusti Ayu Jelantik. Dirinya mengaku senang bisa berbelanja di sini karena harganya relatif lebih murah dari pasaran.

“Harga kebutuhan pokok jauh lebih murah disini jika dibandingkan harga dipasaran yang saat ini telah mengalami peningkatan menjelang Lebaran. Semoga kegiatan ini secara berkelanjutan diadakan sehingga manfaatnya bisa dirasakan orang banyak,” harapnya.

Writer/Editor: Francelino

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button