Kemenkumham

Audensi ke Kakanwil KemenkumHAM Bali, Pj Bupati Buleleng Bahas Perlindungan Produk UMKM Lokal di Buleleng

Quotation:

Kami berharap produk-produk lokal Buleleng dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu bersaing di pasar global,” tandas Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana.

Denpasar, SINARTIMUR.com – Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana Selasa (2/4/2024) berkunjung ke Kanwil KemenkumHAM Bali di Denpasar. Kunjungan yang dikemas dalam bentuk audensi dan bersilaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil KemenkumHAM) Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, di Ruang Arjuna Kanwil KemenkumHAM Bali, membahas beberapa hal penting yang ada di Kabupaten Buleleng.

Dalam pertemuan itu Kakanwil Pramella didampingi Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan, I Putu Murdiana, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Alexander Palti serta Pejabat Administrator di lingkungan Kanwil Kemenkumham Bali.

Dalan pertemuan tersebut Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana menyampaikan maksud kedatangannya untuk menjalin silaturahmi dan membahas terkait pendaftaran merek, kekayaan intelektual (KI) serta Indikasi Geografis (IG).

Pj Bupati Lihadnyana menilai hall tersebut penting mengingat Buleleng merupakan salah satu daerah penghasil produk UMKM lokal berupa hasil bumi, kerajinan, maupun kreasi kesenian,yang tidak dapat ditemukan di tempat lain, sehingga perlu didaftarkan agar terhindar dari pemalsuan dan peniruan.

Bagaimana tanggapan Kakanwil KemenkumHAM Bali, Pramella Yunidar Pasaribu? Kakanwil Pramella menyambut baik kunjungan Pj Bupati Lihadnyana dan menyampaikan siap untuk membantu Pemkab Buleleng dalam melindungi produk-produk pelaku UMKM. Ia menjelaskan bahwa pendaftaran merek dan KI dapat memberikan kepastian hukum dan meningkatkan nilai ekonomi produk.

 

“Pendaftaran merek dan KI akan memberikan hak eksklusif kepada pemiliknya untuk menggunakan merek atau KI tersebut. Hal ini akan meningkatkan nilai ekonomi produk sehingga dapat meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM itu sendiri. Selain itu pendaftaran merk dan KI pula dapat mencegah pemalsuan atau peniruan,” jelas Kakanwil Pramella.

Dipaparkan Kakanwil Pamella, IG dapat membantu produk lokal Buleleng untuk bersaing di pasar global. “IG dapat menjadi identitas geografis yang menunjukkan asal usul produk dan kualitasnya, hal ini akan membantu produk lokal Buleleng untuk bersaing di pasar global,” tandasnya.

Usai mendengar penjelasan Kanwil KemenkumHAM Bali, Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengapresiasi kesiapan Kanwil Kemenkumham Bali dalam membantu Pemkab Buleleng dalam hal pelindungan KI. Pj Bupati Lihadnyana berharap dengan kerjasama ini, produk-produk lokal Buleleng dapat terlindungi dan lebih dikenal luas oleh masyarakat.

“Kami berharap produk-produk lokal Buleleng dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu bersaing di pasar global,” tandas Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana.

Penulis: Francelino
Editor:

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button