Hukum

Dandim-Warga Sidatapa Cabut Laporan: The Game Is Over

Singaraja, SINARTIMUR.com – The Game is Over! Kisruh swab Sidatapa berakhir! Ini menyusul kedua kubu yakni Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto dan Kadek Dicky Okta Andrean sama-sama mencabut laporannya.
Adalah Dandim Lisrianto yang terlebih dahulu mencabut laporannya di Polres Buleleng. Dandim Lisrianto mencabut laporan Nomor: LP/B/83/VIII/2021/Res Buleleng, Rabu (8/9/2021).

Sedangkan Kadek Dicky Okta Andrean, warga Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, mencabut laporannya Nomor: STTLP-08/VIII/2021 di Detasemen Polisi Milter IX/3 Denpasar, Kamis (9/9/2021) siang. Surat pencabutan laporan dilakukan melalui Subdenpom IX/3 Singaraja.

Pencabutan laporan oleh kedua belah pihak, setelah dilakukan perdamaian yang dimediasi langsung oleh Gubernur Bali DR Ir I Wayan Koster, MM, bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak di Makodim 1609/Buleleng, Selasa (7/9/2021) lalu.

Kadek Cita Ardana Yudi, kuasa hukum Okta Andrean, menjelaskan bahwa pencabutan itu dilakukan berdasar kesepakatan damai di Makodim 1609/Buleleng Selasa (7/9/2021) lalu. “Kita sama-sama melakukan kesepakatan. Pak Dandim sudah mencabut kemarin di Polres Buleleng, sehingga kami pun mencabut laporan di Denpom,” ungkap Kadek Cita Ardana Yudi di Kantor Subdenpom IX/3 Singaraja Jala Ngurah Rai, Singaraja, Kamis (9/9/2021).

Tokoh masyarakat Sidatapa yang juga anggota DPRD Bali dari Partai Hanura Wayan Arta dan aktivis LSM Gema Nusantara (Genus) Antonius Sanjaya Kiabeni alias Anton turut mendampingi warga Sidatapa mencabut laporannya di Denpom IX/3 Denpasar melalui Subdenpom IX/3 Singaraja. frs/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: