Human Interest

Human Interest: Beri Santunan, Dokter Caput Disambut Dengan Rebana Di Kampung Jarat-Penarukan

Quotation:

Alhamdulillah dengan kegiatan seperti ini, kami sebagai pengurus sangat berterima kasih kepada Pak Dokter Caput dan berharap kegiatan ini berkelanjutan. Karena disamping kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, yang lansia dan anak-anak yatim,” ucap Hamza.

Singaraja, SINARTIMUR.com – Aksi Sosial DR dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, Minggu tanggal 9 Juni 2024 dilakukan secara marathon. Pagi hingga siang hari bersama BMI Buleleng, DR dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, yang akrab disapa Dokter Caput itu menggelar Baksoskes di Desa Adat Bila Tua, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali.

Nah, sore hari Dokter Caput didampingi istri tercintanya Bunda Dewi Love dan putranya Wahayu, bersama AITP memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Masjid Riyadlhus Sholihin, Kampung Jarat, Kelurahan Penarukan, Singaraja.

Kehadiran Dokter Caput membawa suka cita bagi warga setempat. Dokter Caput disambut dengan kesenian Rebana yang dimainkan oleh Remaja Masjid (REMAS).

Sebanyak 63 anak-anak yatim dan kaum dhuafa di Kampung Jarat yang menerima santunan dari Dokter Caput bersama AITP.

Dokter Caput menjelaskan bahwa dirinya bersama AITP selalu melakukan kegiatan sosial seperti ini yakni berbagi dan peduli kepada kaum dhuafa dan anak-anak yatim. “Kita bersama AITP memang terus melakukan kegiatan begini yaitu kegiatan berbagi kepada anak yatim dan kaum dhuafa, Ini menjadi program kita dan bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk umat sesama,” papar Dokter Caput yang juga salah satu calon bupati Buleleng dari PDI Perjuangan Buleleng.

 

Dokter Caput menjelaskan bahwa sasaran kegiatan di Kampung Jarat, karena Kampung Jarat adalah kampung muslim dan memiliki nilai historis yang cukup panjang dalam sejarah Buleleng. “Kampung Jarat adalah kampung muslim dan memiliki nilai historis yang panjang, serta di sini juga banyak anak yatim dan kaum dhuafa, sehingga mereka inilah yang kita santuni. Harapan kita semua semoga ini bermanfaat, berguna, tidak saja untuk anak yatim dan kaum dhuafa tetapi juga bermanfaat bagi kita semua,” tanfas Dokter Caput yang juga menjabat sebagai Ketua BMI Buleleng dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng.

Pada kesempatan itu, Dokter Caput juga mengemukakan bahwa kegiatan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno. “Tentunya kalau kiya maknai, bulan ini, bulan Juni adalah bulan yang penuh sejarah, bulan Bung Karno. Bung Karno pun selalu mengajar kita agar selalu hidup harmonis, selalu bersilahturami dengan sesama. Dan ini pun merupakan salah satu pengejawantahan, implemetasi dari nilai-nilai ajaran Bung Karno, yang menjadi Bapak Proklamator, Bapak Bangsa kita, pendiri negara Republik Indonesia ini,” tandas Dokter Caput.

Sementara Itu Humas Takmir Masjid Riyadlhus Solihin, Edy Prima Hamza Menjelaskan Bahwa Kehidupan Umat Beragama Di Kampung Jarat Cukup Bagus Dan Toleran Dari Zaman Dulu Sampai Sekarang. “Alhamdulillah dari tahun ke tahun hingga saat ini hidup berdampingan dengan umat-umat yang lain, kita sudah seperti saudara dari zaman dahulu sampai sekarang, alhamdulillah semua kondusif seperti yang kita harapkan,” ungkap Hamza.

Terkait pemberian santunan oleh Dokter Caput kepada anak yatim dan kaum dhuafa, Hamza sangat berterima kasih dan berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan. “Alhamdulillah dengan kegiatan seperti ini, kami sebagai pengurus sangat berterima kasih dan berharap kegiatan ini berkelanjutan. Karena disamping kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, yang lansia dan anak-anak yatim,” ucap Hamza.

Writer/Editor: Francelino

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button