Opini

Opini pagi 26/1/2024: Jokowi Politisi Negarawan atau Politisi Prakmatis?

JIKA PRESIDEN JOKOWI kampanye untuk Paslon Capres tertentu, ia harus minta izin ke Presiden RI, yaitu Jokowi sendiri.

Jika Presiden Jokowi berkampenye untuk Paslon Capres tertentu dari tiga paslon, ia dapat disebut sebagai politisi elektoral yang pramatis.

Sebaliknya jika Jokowi sebagai Presiden tidak menyetujui Presiden Jokowi berkampenye untuk salah satu dari tiga paslon, maka ia dapat disebut sebagai politisi negarawan yang ideologis. Ini bagus.

Presiden Jokowi tinggal pilih. Apa ia sebagai politisi elektoral yang prakmatis, atau ia sebagai politisi negarawan yang ideologis.

Salam,
Emrus Sihombing
Komunikolog Indonesia
0812 8689 8015

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button