Internasional

Paus Fransiskus Tetapkan Labuan Bajo Sebagai Keuskupan

Pastor Maksimus Regus Diangkat Jadi Uskup

Quotation:

Bapa Suci kita Paus Fransiskus telah mendirikan keuskupan baru (yakni) Labuan Bajo, dan secara bersamaan telah mengangkat Romo Maksimus Regus sebagai uskup pertama Keuskupan Labuan Bajo,” ucap Mgr Siprianus Hormat.

Vatican City, SINARTIMUR.com – Ada kabar gembira buat umat Katolik di Indonesia jelang kunjungan pastor Paus Fransiskus ke Indonesia pada bulan September 2024 mendatang.

Sebagai “kado spesial” atas kunjungannya di Indonesia, Paus Fransiskus menetapan Labuan Bajo sebagai keuskupan baru. Labuan Bajo merupakan wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Secara wilayah gerejani wilayah Labuan Bajo sebelumnya menjadi bagian dari Keuskupan Ruteng.

Bersamaan dengan itu, Paus pertama asal Argentina itu pun langsung mengangkat Pastor Maksimus Regus sebagai Uskup Keuskupan Labuan Bajo. Romo Maksimus pun tercatat dalam sejarah Gereja Katolik dunia sebagai Uskup pertama Keuskupan Labuan Bajo.

Pengumuman tentang penetapan Keuskukan Labuan Bajo dan penunjukan Uskup Maksimus Regus, disampaikan dalam buletin Vatikan: “Osservatore Romano” Rinunce e nomine (vatican.va) dan Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat di Gereja Katolik Paroki Roh Kudus Labuan Bajo pada Jumat (21/6/2024) petang seperti yang disiarkan lewat Youtube Komsos Keuskupan Ruteng.

”Bahwa Bapa Suci kita Paus Fransiskus telah mendirikan keuskupan baru (yakni) Labuan Bajo, dan secara bersamaan telah mengangkat Romo Maksimus Regus yang saat ini menjabat sebagai Rektor Unika (Universitas Katolik) Santo Paulus di Ruteng sebagai uskup pertama Labuan Bajo,” ucap Mgr Siprianus Hormat.

 

Mgr Siprianus Hormat mengemukakan bahwa kabar mengenai pendirian keuskupan baru serta penunjukan uskup pertama itu disiarkan dalam waktu bersama di Labuan Bajo, Roma, dan juga seluruh dunia. Pengumuman itu mengakhiri teka-teki dan rumor mengenai nama calon uskup yang sempat ramai beredar di kalangan umat.

Masih dalam siaran Youtube Komsos Keuskupan Ruteng, uskup terpilih kemudian diberi kesempatan berbicara kepada umatnya. Dalam tampilan pertama usai ditunjuk Sri Paus, Uskup Maksimus memohon doa dan dukungan kepada dirinya dalam mengembang tugas tersebut. ”Karena saya adalah seorang (manusia yang) penuh (dengan) kekurangan, saya (juga manusia yang) berdosa, saya mohon doa kalian semua,” kata Uskup Maksimus.

Data yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, Uskup Maksimus lahir di Todo pada 23 September 1973. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 10 Agustus 2001. Latar belakang pendidikannya, antara lain studi filsafat dan teologi di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Flores.

Ia melanjutkan studi strata dua bidang sosiologi di Universitas Indonesia dan lulus tahun 2009. Ia kemudian lanjut pendidikan doktoral bidang sosiologi di Graduate School of Huminities, Tilburg Catholic University Belanda hingga lulus pada 2017.

Saat ini, ia menjadi Rektor Unika Santo Paulus Ruteng sejak terpilih tahun 2023 hingga masa bakti 2027. Untuk pengalaman pastoral, ia cukup banyak bertugas di bidang hubungan antaragama.

Editor/Translator: Francelino
Sumber:
-Catholic News Agancy, Vatican
-Youtube Komsos Keuskupan Ruteng

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button