Politik

Politik: Suparjo Lengser, Jayadi Ketua NasDem Buleleng

Quotation:

Kakak Julia Laiskodat menanyakan kepada kakak Made Suparjo apakah masih bersedia pimpin NasDem, lalu Suparjo jawab bahwa untuk sementara mau rehat dulu,” cerita Jayadi

Singaraja, SINARTIMUR.com – Setelah gagal mempertahankan jumlah kursi di DPRD Buleleng, akhirnya DPW NasDem Bali melakukan evaluasi terhadap kinerja Ketua DPC NasDem Kabupaten Buleleng, Made Suparjo, pasca Pemilu 14 Februari 2024.

Hasil evaluasi DPW NasDem Bali menyimpulkan bahwa DPC NasDem Kabupaten Buleleng di bawah kepemimpinan Suparjo
memperoleh 6 kursi dibanding pada Pemilu 219 merebut 5 kursi di DPRD Buleleng.

Kendati demikian, Suparjo menyadari dirinya secara pribadi gagal karena tidak lolos ke gedung dewan,Akibat kegagalan mempertahankan jumlah kursi di DPRD, maka sebagai tanggung jawab moral, Made Suparjo pun lengser dari kursi Ketua NasDem Kabupaten Buleleng.

Jabatan empuk itu akhirnya jatuh ke tangan anggota Fraksi NasDem DPRD Buleleng Made Jayadi Asmara, S.Sos.

Jayadi saat dikonfirmasi media ini membenarkan pergantian pimpinan di tubuh Partai NasDem Buleleng.

 

Jayadi menceritakan, setelah Pemilu 14 Februari 2024 lalu, Ketua DPW NasDem Bali, Julia Laiskodat bersama jajarannya mendatangi DPC NasDem Buleleng melakukan evaluasi tentang hasil Pemilu pada tanggal 20 Maret 2024.

“Setelah evaluasi, lalu agenda kedua tentang suksesi. Kakak Julia Laiskodat menanyakan kepada kakak Made Suparjo apakah masih bersedia pimpin NasDem, lalu Suparjo jawab bahwa untuk sementara mau rehat dulu,” cerita Jayadi saat dikonfirmasi media ini, Senin (29/4/2024) malam.

Kemudian, sambung Jayadi, dilakukan penjaringan kandidat Ketua DPC NasDem Buleleng. Saat itu muncul tiga nama yakni Dra Made Putri Nareni, Made Sudiarta, SH, dan Made Jayadi Asmara, S.Sos.

“Sebelum Idul Fitri yang lalu, saya ditunjuk menjadi Ketua DPC NasDem Buleleng, dan diminta segera menyusun kepengurusan atau segera bentuk kabinet,” ungkap Jayadi.

Politisi asal Desa Mayong, Kecamatan Seririt itu mengaku dia sudah membentuk kabinet dan sedang diusulkan ke DPP NasDem melalui DPW NasDem Bali. Hanya saja dia belum mau buka nama-nama anggota kabinetnya. “Tunggu setelah SK turun saya akan sampaikan,” ucap Jayadi.

Merekam jejak digital politik Made Suparjo ternyata cukup kelam alias medioker. Awal menapakkan kaki di jagat politik, Suparjo bergabung dengan Partai Golkar dan menjadi caleg tetapi gagal; kemudian Suparjo hijriah ke Partai Demokrat dengan jabatan mentereng sebagai Wakil Ketua I DPC Demokrat Buleleng. Sayang di Demokrat pun Suparjo selalu gagal saat mencoba keberuntungan sebagai Caleg.

Kemudian Suparjo pun kembali loncat pagar. Suparjo pindah ke NasDem dan langsung diberi jabatan elit yakni sebagai Ketua DPC NasDem Kabupaten Buleleng. Dua kali Suparjo sebagai Caleg, baik Caleg untuk DPRD Bali Pemilu 2019 dan Caleg untuk DPRD Buleleng Pemilu 2024 ini pun gagal. Dari perjalanan karir politik, tampaknya fashion karier Suparjo bukan di politik namun fashion karier Suparjo ada di bidang non-politik.

Sementara 6 Caleg Partai NasDem Lolos DPRD Kabupaten Buleleng adalah:
1. Made Jayadi Asmara, S.Sos., Dapil Buleleng 6, Kecamatan Seririt dengan perolehan suara 5.907.
2. I Wayan Edi Parsa, S.H., Dapil Buleleng 3, Kecamatan Kubutambahan dengan perolehan suara 5.226.
3. Dra. M. Putri Nareni, Dapil Buleleng 4, Kecamatan Tejakula dengan perolehan suara 3.520.
4. Nyoman Meliun, Dapil Buleleng 2, Kecamatan Sawan dengan perolehan suara 3.413.
5. Ketut Suartana, Dapil Buleleng 9, Kecamatan Sukasada dengan perolehan suara 3.221.
6. Made Sudiartha, S.H., Dapil Buleleng 1, Kecamatan Buleleng dengan perolehan suara 2.580.

Writer/Editor: Francelino

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button