Hukum

Terlibat Narkoba, Perbekel di Kecamatan Seririt Dibekuk Polisi

Quotation:

Saat itu, oknum perbekel itu diduga sedang melakukan transaksi (narkotika),” ujar AKP Diatmika.

Singaraja, SINARTIMUR.com – Sungguh memalukan! Betapa tidak? Seorang perbekel dari Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, dibekuk Satres Narkoba Polres Buleleng karena didiuga kuat terlibat dalam kasus Narkoba.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika membenarkan adanya penangkapan perbekel yang ada di wilayah Kecamatan Seririt, karena kasus narkotika. Meski begitu, ia enggan memberikan identitas tokoh tersebut secara gamblang.

“Penangkapan dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polres Buleleng hari Kamis (6/6/2024) sore di pinggir jalan. Saat itu, oknum perbekel itu diduga sedang melakukan transaksi (narkotika),” ujar AKP Diatmika pada Jumat (7/6/2024) siang.

Saat ini, perbekel itu masih diamankan di Mapolres Buleleng, guna pendalaman lebih lanjut. Bahkan perbekel itu juga sudah menjalani tes urine, namun AKP Diatmika masih enggan menyebutkan hasil tes urine tersebut. Tes urine dilakukan guna memastikan perbekel tersebut positif menggunakan narkotika atau tidak.

“Masih diselidiki selama tiga hari. Kalau nanti setelah tiga hari itu ternyata yang bersangkutan terbukti, akan ditetapkan sebagai tersangka,” lanjutnya.

 

Kasi Humas Polres Buleleng mengatakan bila perbekel itu bukan target operasi, meski saat ini Polres Buleleng melakukan Operasi Antik Agung 2024. Namun berhasil ditangkap karena adanya laporan dari masyarakat.

“Ini murni ditangkap karena adanya laporan dari masyarakat. Ini komitmen dari pak Kapolres Buleleng untuk berantas kejahatan penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Seririt, I Gusti Putu Ngurah Mastika juga tak menampik bahwa salah satu perbekel di wilayahnya itu ditangkap polisi, karena narkotika.

Kini pihaknya menunggu status hukum perbekel itu, mengingat saat ini yang bersangkutan masih menjalani prosedur hukum selama 3×24 jam, guna memastikan keterlibatan dan positif atau tidaknya menggunakan narkotika.

“Untuk sementara tugas-tugasnya dilaksanakan oleh sekretaris desa dan perangkat desa lainnya. Kami juga sudah buat laporan ke Pak Pj Bupati Buleleng, menunggu petunjuk lebih lanjut,” ujarnya dikonfirmasi pada Jumat (7/6/2024) sore.

Writer/Editor: Francelino

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button