Penyertaan Modal Pemkot Serang untuk Perumdam Tirta Madani
Pemeruitah Kota Serang memberikan penyertaan modal sebesar Rp5 miliar kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Madani pada tahun ini. Tujuan dari penyertaan modal ini adalah untuk memperluas layanan air bersih ke sekitar 580 sambungan rumah (SR) di kota tersebut. Rencana ini sesuai dengan rencana kerja perusahaan dalam menjangkau jaringan air bersih ke masyarakat.
Saat ini, layanan air bersih hanya menjangkau sekitar lima persen atau 6.000 SR dari jumlah penduduk sekitar 750.000 jiwa. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak wilayah yang membutuhkan akses air bersih. Oleh karena itu, perlu adanya perluasan layanan agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati fasilitas air bersih.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Imam Rana Hardiana, menjelaskan bahwa penyertaan modal sebesar Rp5 miliar akan digunakan untuk membangun jaringan perpipaan sebanyak 580 unit. “Penyertaan modal Perumdam untuk tahun ini sebesar Rp5 miliar, yang peruntukkannya untuk penambahan 580 SR, sekaligus peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun kebutuhan masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi, penyertaan modal ini tetap menjadi langkah penting untuk memperluas layanan sesuai rencana kerja Perumdam Tirta Madani. “Memang belum memenuhi kebutuhan. Tapi ini sesuai dengan rencana kerja perusahaan untuk meningkatkan layanan berdasarkan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Secara keseluruhan, diperlukan sekitar 1.400 SR untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Serang. Dengan penyertaan modal sebesar 580 SR, Pemkot Serang berharap dapat menjangkau pelanggan baru. “Jadi sisanya itu nanti dari anggaran yang ada di Perumdam. Karena untuk memenuhi itu sekitar 1.400 SR, dan yang terdukung oleh penyertaan modal saat ini 580 SR,” jelasnya.
Direktur Perumdam Tirta Madani, Arif Setiawan, mengatakan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan penggunaan penyertaan modal sebesar Rp5 miliar dari Pemkot Serang dengan memperluas sambungan rumah. Proses ini akan terus berjalan hingga 2026 mendatang. Dari 580 SR yang ditambahkan, diperkirakan akan menghasilkan potensi pendapatan sebesar Rp700.000.000.
“Secara kumulatif hingga 2026 diproyeksikan mencapai 1.400 sambungan rumah dengan asumsi pendapatan total Rp11 miliar. Kalau dihitung setelah operasional, laba bersihnya sekitar Rp2 miliar, dan dividen yang bisa disetorkan mencapai sekitar Rp1 miliar,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 2024 lalu, Perumdam Tirta Madani telah menyetorkan dividen kepada Pemkot Serang sebesar Rp575.000.000. Tahun ini, targetnya naik menjadi Rp719 juta. “Namun baru bisa disetorkan pada 2026 setelah proses audit oleh kantor akuntan publik selesai dilakukan,” tambahnya.
Perluasan Layanan Air Bersih di Kota Serang
Perluasan layanan air bersih di Kota Serang merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Berikut beberapa poin penting terkait proyek ini:
- Penyertaan Modal: Pemkot Serang memberikan penyertaan modal sebesar Rp5 miliar untuk memperluas layanan air bersih.
- Jumlah Sambungan Rumah: Penambahan sebanyak 580 SR akan membantu memperluas akses air bersih.
- Target Pendapatan: Dari 580 SR yang ditambahkan, diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sebesar Rp700.000.000.
- Proyeksi Jangka Panjang: Hingga 2026, direncanakan terdapat 1.400 SR dengan pendapatan total sebesar Rp11 miliar.
- Laba Bersih dan Dividen: Laba bersih diperkirakan mencapai Rp2 miliar, dengan dividen yang bisa disetorkan sebesar Rp1 miliar.
- Dividen Tahun Lalu: Pada 2024, Perumdam Tirta Madani telah menyetorkan dividen sebesar Rp575.000.000.
- Target Tahun Ini: Dividen tahun ini ditargetkan meningkat menjadi Rp719 juta, namun akan disetorkan pada 2026 setelah audit selesai.
Dengan proyek ini, diharapkan masyarakat Kota Serang dapat lebih mudah mengakses air bersih. Selain itu, perluasan layanan juga akan meningkatkan pendapatan Perumdam Tirta Madani, sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar bagi perekonomian kota.





