Beranda / Berita / Fabio Lefundes Kecewa, Minta Borneo FC Lupakan Hasil Imbang vs Persebaya

Fabio Lefundes Kecewa, Minta Borneo FC Lupakan Hasil Imbang vs Persebaya

Kekecewaan terhadap Keputusan VAR, Fabio Lefundes Minta Borneo FC Move On

Pertandingan antara Borneo FC dan Persebaya Surabaya dalam pekan ke-15 Super League 2025/2026 berlangsung dengan intensitas tinggi. Meskipun hasil akhirnya berakhir imbang, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang menggunakan VAR. Ia menilai bahwa situasi tersebut memengaruhi hasil pertandingan.

Kualitas Pertandingan Tinggi

Fabio Lefundes mengakui bahwa laga ini berjalan dengan kualitas yang baik meskipun kedua tim tidak tampil dengan kekuatan penuh. Absennya sejumlah pemain kunci tidak mengurangi intensitas duel yang berlangsung hingga menit akhir. Menurutnya, timnya mampu mengawali pertandingan dengan pendekatan yang tepat sejak menit pertama.

Borneo FC bahkan berhasil unggul lebih dulu dan mengontrol tempo permainan. Namun, situasi berubah drastis setelah Persebaya Surabaya mampu menyamakan skor. Hal ini membuat laga menjadi sangat ketat hingga akhir pertandingan.

Masalah dengan Keputusan VAR

Sorotan utama Fabio tertuju pada keputusan wasit saat menggunakan VAR yang berujung disahkannya gol Persebaya Surabaya. Keputusan itu dinilai merugikan Borneo FC di momen krusial. Ia merasa ada kejanggalan dari hasil tinjauan VAR tersebut. Meski begitu, ia memilih untuk bersikap realistis dan tidak ingin larut dalam kontroversi.

“Saya merasa ada yang salah dari keputusan itu, tapi kami harus menerimanya,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan sikap profesional meski rasa kecewa sulit disembunyikan.

Fokus ke Masa Depan

Fabio menekankan pentingnya fokus ke depan dibanding terus memperdebatkan keputusan wasit. Ia ingin para pemain segera mengalihkan energi untuk menatap laga-laga berikutnya. Dalam babak kedua, ia melakukan sejumlah penyesuaian permainan demi menjaga keseimbangan tim.

Beberapa pemain mengalami cedera saat pertandingan berlangsung sehingga opsi pergantian pemain menjadi terbatas. Situasi tersebut memengaruhi fleksibilitas strategi yang sudah disiapkan sebelumnya. Fabio menyebut perubahan taktik dilakukan demi menjaga stabilitas permainan hingga peluit akhir.

Evaluasi Hasil Imbang

Hasil imbang ini memutus catatan kemenangan beruntun Borneo FC dalam beberapa laga terakhir. Meski begitu, Fabio menilai kondisi tersebut wajar dalam kompetisi panjang. Menurutnya, tidak ada tim di liga yang mampu tampil konsisten tanpa hambatan sepanjang musim.

Faktor cedera, akumulasi kartu, hingga keputusan pertandingan menjadi bagian tak terpisahkan. “Selama saya melatih, tidak ada tim yang bisa konsisten 100 persen di liga,” ujarnya. Kalimat itu mencerminkan pemahaman realistis terhadap dinamika kompetisi.

Target dan Strategi Jangka Panjang

Fabio menilai Borneo FC masih berada dalam posisi kompetitif di papan klasemen. Peluang meraih hasil maksimal tetap terbuka jika fokus dan disiplin terjaga. Ia mengingatkan timnya masih memiliki tiga pertandingan tersisa di putaran pertama. Targetnya jelas, meraih poin sebanyak mungkin demi menjaga momentum.

Fokus utama kini adalah mengembalikan mental bertanding pemain setelah dua hasil kurang maksimal. Fabio ingin timnya kembali tampil agresif dan percaya diri. Ia juga menyoroti pentingnya memaksimalkan potensi pemain yang tersedia.

Pengelolaan Skuad dan Kebugaran

Keterbatasan anggaran membuat pengelolaan skuad menjadi tantangan tersendiri. Fabio menilai setiap pemain harus mendapat peran optimal sesuai kapasitasnya. Pendekatan kolektif menjadi kunci agar tim tetap kompetitif sepanjang musim.

Selain taktik, aspek kebugaran pemain mendapat perhatian serius dari staf pelatih. Jadwal padat menuntut manajemen kondisi fisik yang cermat. “Yang paling penting adalah menjaga pemain sebaik mungkin,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan prioritas menjaga performa jangka panjang.

Kesimpulan

Hasil imbang melawan Persebaya Surabaya menjadi pengingat keras bagi Borneo FC. Detail kecil, termasuk keputusan VAR, bisa menentukan hasil akhir pertandingan. Fabio berharap pengalaman ini membuat timnya lebih matang menghadapi tekanan. Ia ingin kekecewaan berubah menjadi motivasi positif.

Dengan sikap move on, Borneo FC diharapkan kembali fokus pada target musim ini. Konsistensi, kerja keras, dan kebersamaan menjadi modal utama melangkah ke laga berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *