Kazuyoshi Miura, Legenda Sepak Bola yang Masih Bermain di Usia Lanjut
Kazuyoshi Miura, yang dikenal sebagai pesepak bola profesional tertua di dunia, kembali menarik perhatian publik setelah dikabarkan akan bergabung dengan klub J.League divisi ketiga, Fukushima United. Kepindahannya ini dilakukan dengan status pinjaman selama satu musim dari Atletico Suzuka, klub yang sebelumnya menjadi tempatnya berlaga.
Meski belum ada pengumuman resmi, laporan mengungkapkan bahwa pengumuman keberadaan Miura sering kali dilakukan pada pukul 11.11 waktu setempat setiap 11 Januari. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap nomor punggung ikoniknya, 11.
Miura, yang akan genap berusia 59 tahun pada Februari 2026, baru saja menjalani musim lalu bersama Atletico Suzuka di divisi keempat Jepang. Sayangnya, ia hanya tampil dalam tujuh pertandingan dan klubnya harus terdegradasi ke liga regional setelah finis di posisi kedua dari bawah dan kalah dalam laga playoff.
Perjalanan panjangnya di dunia sepak bola dimulai sejak 1986 ketika Miura menjalani debut profesional bersama Santos di Brasil. Sejak saat itu, ia membela berbagai klub di berbagai negara, termasuk Italia, Kroasia, Australia, dan Portugal.
Puncak kiprahnya di Jepang tercapai bersama Verdy Kawasaki pada era 1990-an. Di sana, Miura mencetak 110 gol dari 187 pertandingan dan menjadi ikon kebangkitan sepak bola Jepang. Pada 1992, ia turut serta dalam keberhasilan Jepang meraih gelar juara Piala Asia AFC dan meraih penghargaan Pemain Terbaik Asia.
Di level internasional, Miura mengoleksi 55 gol dari 89 penampilan bersama tim nasional Jepang. Namun, ia secara mengejutkan tidak masuk skuad Jepang pada Piala Dunia 1998, meskipun menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas.
Menurut laporan dari Gazeta Express, keberlangsungan karier Miura tak lepas dari kedisiplinannya dalam menjaga kondisi fisik. Ia secara rutin memantau berat badan dan komposisi lemak tubuh, menjalani pola makan tinggi protein dan rendah lemak, serta melakukan pemulihan ketat seperti mandi es setelah latihan.
Miura bahkan menegaskan keinginannya untuk terus bermain sepak bola hingga tubuhnya tidak lagi mampu. “Saya ingin terus bermain sampai tubuh saya memberi tahu saya bahwa sudah cukup,” kata Miura saat wawancara dengan L’Equipe pada 2024.
Perjalanan Karier yang Menginspirasi
Kazuyoshi Miura telah menjadi inspirasi bagi banyak pemain sepak bola di seluruh dunia. Dengan usia yang sangat tua namun tetap aktif di lapangan, ia menunjukkan bahwa dedikasi dan disiplin bisa membuat seseorang tetap berkembang dalam olahraga.
Beberapa hal yang membuat Miura tetap relevan di dunia sepak bola antara lain:
- Disiplin dalam menjaga kondisi fisik – Miura terkenal dengan rutinitas latihan dan pemulihan yang ketat. Ia tidak pernah mengabaikan pentingnya kesehatan tubuh.
- Mental yang kuat – Meskipun menghadapi tantangan besar, Miura selalu menunjukkan semangat dan tekad untuk terus bermain.
- Motivasi untuk terus berkembang – Ia tidak pernah puas dengan prestasi yang telah diraih dan selalu mencari peluang untuk tumbuh.
Dengan bergabungnya Miura ke Fukushima United, ia kembali menunjukkan bahwa usia bukanlah batasan untuk mengejar impian. Semoga ia terus berkontribusi positif di lapangan dan menjadi contoh bagi generasi muda sepak bola.





