Beranda / Berita / Sembilan korban kebakaran panti werdha dirawat di RSUD Manado

Sembilan korban kebakaran panti werdha dirawat di RSUD Manado

Kebakaran di Panti Werdha Damai Ranomuut, Kota Manado

Pada hari Minggu (28/12/2025), sebuah kebakaran terjadi di Panti Werdha Damai Ranomuut, yang berada di Kota Manado, Sulawesi Utara. Kejadian ini menewaskan sebanyak 16 orang dan menyebabkan sembilan korban selamat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado.

Pantauan pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 10.15 Wita menunjukkan bahwa para korban selamat sedang beristirahat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Manado. Wakil Walikota Manado, Richard Sualang, juga hadir untuk memantau langsung kondisi para korban pasca-kebakaran. Selain itu, seorang influencer dari Sulawesi Utara, Didi Roa, turut hadir dan berinteraksi dengan para korban selamat.

Hingga berita ini diturunkan, para korban masih menjalani perawatan medis lanjutan. Identitas dari 16 korban yang selamat telah diketahui, antara lain:

  • Ibu Olfa Sumual (76 tahun) – Ketua / Pengurus Panti Werda
  • Oma Rike Kaligis (73 tahun)
  • Oma Meiske Merke (60 tahun)
  • Opa Christian Yusuf (52 tahun)
  • Opa Petrus Fredy (83 tahun)
  • Oma Stien Walelenh (80 tahun)
  • Oma Chia Chin Hin (92 tahun)
  • Oma Olin Kopalit (61 tahun)
  • Opa Joppy Wahani (70 tahun)
  • Opa Paulus Kaonang (70 tahun)
  • Oma Jetty Kandou (86 tahun)
  • Oma Stien Gerungan (70 tahun)
  • Oma Yutindam (70 tahun)
  • Oma Kean She Poe (68 tahun)
  • Oma Rolin Rumeen (64 tahun)
  • Oma Lao Kim Hoa (73 tahun)

Kisah Relawan Damkar Selamatkan Tujuh Lansia

Reki, seorang relawan Damkar, menceritakan pengalamannya dalam menyelamatkan penghuni panti. Ia mengatakan berhasil menyelamatkan tujuh orang, termasuk seorang opa yang sudah menggunakan kursi roda. “Kami naikkan mereka ke pagar,” katanya. Namun, satu dari korban tersebut meninggal dunia akibat paparan asap yang berlebihan.

Selain itu, Reki juga mengungkap kesedihan yang ia alami saat seorang oma menyampaikan keinginannya untuk bersama keluarganya pada tanggal 5, namun akhirnya meninggal. “Itu yang sesali,” ujarnya sambil meneteskan air mata saat proses evakuasi dilakukan.

Penyelidikan oleh Polda Sulut

Peristiwa kebakaran yang terjadi di Panti Werdha Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado, Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 20.36 Wita. Kobaran api berhasil dipadamkan oleh tiga unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemkot Manado pada pukul 21.30 Wita.

Menanggapi kejadian tersebut, aparat Kepolisian langsung bertindak cepat untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Personel Polsek Tikala bersama Satuan Samapta Polresta Manado segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengamanan TKP guna mencegah gangguan keamanan.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menjelaskan bahwa Polri juga membantu proses evakuasi korban selamat ke RSUD Kota Manado dan RS Permata Bunda, serta pengamanan proses evakuasi korban meninggal dunia. Terhadap korban meninggal, Tim Polresta Manado dan Tim DVI Bidokkes Polda Sulut melakukan identifikasi di RS Bhayangkara Polda Sulut.

Selain itu, Bidlabfor Polda Sulut melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian guna mengetahui kronologis dan dugaan awal penyebab kebakaran. Saat ini, tim sedang melakukan proses identifikasi seluruh korban meninggal dunia hingga diketahui identitas lengkap dan dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga.

Sekilas Tentang Panti Werdha

Panti Werdha adalah sebutan lain untuk panti jompo atau rumah perawatan lansia. Tempat ini menjadi hunian bagi orang lanjut usia yang membutuhkan perawatan. Di Panti Werdha, lansia mendapatkan perawatan jasmani, rohani, serta perhatian sosial dan perlindungan. Dengan layanan tersebut, para lansia dapat menjalani masa tua dengan layak, aman, dan tentram.

Penghuni Panti Werdha umumnya adalah lansia yang terlantar atau tidak memiliki keluarga. Selain itu, ada pula lansia yang dititipkan oleh keluarga karena tidak mampu merawatnya secara rutin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *