Beranda / Berita / Pesan Anggota DPR RI Bonnie Triyana di Hari Jadi Ke-197 Kabupaten Lebak

Pesan Anggota DPR RI Bonnie Triyana di Hari Jadi Ke-197 Kabupaten Lebak

Pesan Anggota DPR RI untuk Pemerintah Kabupaten Lebak di Hari Ulang Tahun ke-197

Di momen spesial perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebak yang ke-197 tahun, anggota DPR RI Bonnie Triyana menyampaikan pesan penting kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Pesan tersebut menyoroti dua isu utama, yaitu pengentasan kemiskinan dan pencegahan kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Bonnie menekankan bahwa masalah-masalah ini harus segera diatasi agar Lebak tidak kembali mengalami tantangan serupa seperti yang pernah terjadi di abad lalu. “Jadi persoalan-persoalan tersebut harus bisa diselesaikan. Sehingga di abad 21 ini, Lebak tidak mengalami persoalan di abad lalu yang sudah pernah terjadi,” ujarnya.

Selain itu, politikus Partai PDI Perjuangan ini juga menilai bahwa Lebak memiliki kekayaan budaya yang patut dijaga dan dikembangkan. “Nah kekayaan Lebak ini harus bisa mengangkat nama Lebak lebih tinggi lagi. Itu perlu kerja-kerja kebudayaan yang didukung pemerintahnya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa aktivis kebudayaan dan komunitas di Lebak jangan dibiarkan berjalan sendiri-sendiri. “Dan jangan sampai aktivis kebudayaannya, dan komunitas itu dibiarkan berjalan sendiri-sendiri, tapi bagus didukung,” sambungnya.

Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah

Momen HUT ke-197 Lebak juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Daerah (Pemda). Bonnie menilai bahwa usia Lebak yang telah mencapai 197 tahun dan akan memasuki usia dua abad dalam tiga tahun ke depan, membutuhkan penilaian ulang terhadap berbagai aspek pembangunan.

“Bayangin usia Lebak sudah 197 tahun, tiga tahun lagi dua abad. Kita harus bisa mengevaluasi, karena masalah itu sudah bisa kita kenali sejak sebelumnya, tapi cara-cara yang ditempuh dengan cara yang baru,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa metode lama yang telah terbukti gagal tidak boleh digunakan kembali. “Jangan sampai kemudian memecahkan persoalan-persoalan dengan cara lama, dan sudah terbukti salah gitu yah,” sambungnya.

Kolaborasi Antara Legislatif, Eksekutif, dan Masyarakat

Untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik, Bonnie menekankan pentingnya kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat. “Nah itu harus mampu bergerak bersama-sama, agar semua persoalan bisa dipecahkan lebih jitu dengan berbagai pendekatan. Tidak hanya pendekatan anggaran, tapi ada pendekatan yang terpola lah,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan adalah kunci sukses dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi oleh Lebak. Dengan sinergi yang kuat antar pihak, diharapkan Lebak dapat terus berkembang dan menjadi kabupaten yang lebih maju serta sejahtera.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lembaga-lembaga yang terlibat dalam pemerintahan dan masyarakat perlu saling mendukung dan bekerja sama. Dengan begitu, Lebak dapat membangun fondasi yang kuat untuk masa depan yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *