Beranda / Berita / Haru Ferry Irwandi Nyalakan Genset di Tamiang Hulu, Warga Bersorak Riang

Haru Ferry Irwandi Nyalakan Genset di Tamiang Hulu, Warga Bersorak Riang



Di kawasan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, momen yang penuh haru terjadi ketika bantuan mesin generator set (genset) akhirnya menyala setelah wilayah tersebut mengalami kegelapan selama tiga minggu akibat bencana banjir bandang.

Pada hari Rabu (10/12/2025), video yang diunggah melalui akun Instagram @kitabisacom menunjukkan detik-detik penting saat warga berkumpul di sekitar mesin genset dalam kondisi minim penerangan. Tampak puluhan orang, mulai dari anak-anak hingga para orang tua, berdiri di sekitar alat tersebut dengan penuh antusiasme.

Ketegangan sempat terasa ketika petugas mencoba menarik tuas starter mesin. Namun, suasana langsung berubah menjadi riuh gembira ketika mesin berhasil menyala dengan stabil. Seorang warga berseru, “Alhamdulillah,” sambil bertepuk tangan dan bersorak riang. Senyum bahagia pun muncul dari wajah-wajah mereka yang akhirnya kembali mendapatkan akses listrik.

Bantuan genset ini disebut sebagai solusi darurat bagi warga Tamiang Hulu yang telah 3 pekan tanpa listrik. Dalam unggahan akun @kitabisacom, disampaikan bahwa bantuan ini diberikan sebagai respons atas situasi yang dialami oleh masyarakat setempat.

Bantuan genset untuk Tamiang Hulu telah didistribusikan. Sambil menunggu progres petugas PLN yang masih berjalan, genset ini sementara bisa menjadi sumber listrik untuk warga yang telah 3 pekan terputus akses listriknya.

Selain itu, ada juga respons dari kreator konten Ferry Irwandi, yang menginisiasi penggalangan dana “Solidaritas Bantu Korban di Sumatra” dan turut serta dalam penyaluran bantuan ke lokasi bencana. Ia memberikan doa untuk kesehatan warga setempat melalui kolom komentar.

“Sehat-sehat ya ibu bapak/semua,” tulis Ferry.

Perbedaan antara laporan pemerintah pusat dan realita di lapangan terlihat jelas. Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sempat menyatakan bahwa kelistrikan di Aceh telah pulih hingga hampir 93 persen. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kondisi di Tamiang Hulu masih sangat memprihatinkan.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono, usai meninjau lokasi bencana, mengakui bahwa listrik tetap menjadi kebutuhan mendesak di wilayah tersebut.

“Seperti di Aceh Tamiang, itu kondisinya gelap, jadi listrik menjadi kebutuhan yang mendesak,” ujar Agus Jabo di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Adapun bantuan seperti genset, air bersih, hingga perangkat internet satelit Starlink yang kini dinikmati warga merupakan hasil dari gotong royong masyarakat. Penggalangan dana yang diinisiasi Ferry Irwandi bersama Kitabisa berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 10,3 miliar dari sekitar 87.695 donatur. Dana tersebut dialokasikan secara bertahap untuk berbagai kebutuhan mendesak di wilayah terdampak parah dan terisolasi.

Beberapa fokus utama penyaluran bantuan adalah pengadaan listrik dan Starlink untuk memulihkan komunikasi di daerah terisolasi, serta fasilitas air bersih yang sangat krusial bagi kesehatan pengungsi.

Berikut beberapa hal yang menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan:

  • Pengadaan listrik darurat melalui genset untuk memastikan akses energi
  • Penyediaan perangkat internet satelit Starlink untuk mempercepat komunikasi
  • Distribusi air bersih untuk menjaga kesehatan masyarakat terdampak

Dengan adanya bantuan-bantuan ini, warga Tamiang Hulu kini memiliki sedikit harapan untuk kembali merasakan kenyamanan hidup pasca-bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *