Pemerintah Akan Kembali Buka Seleksi CPNS Tahun 2026
Pemerintah telah memastikan akan kembali membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026. Rekrutmen ini diprediksi akan berlangsung besar-besaran dan menjadi peluang kerja terbesar bagi masyarakat di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan. Salah satu informasi penting disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, yang mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membutuhkan pegawai dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk lulusan SMA sederajat.
Formasi CPNS untuk lulusan SMA ini dinilai dapat menjadi pilihan strategis bagi calon pelamar, terutama mereka yang ingin menghindari ketatnya persaingan di formasi favorit. Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa Kemenkeu akan merekrut sekitar 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia dalam seleksi CPNS mendatang. Kebijakan ini menandai perubahan besar karena rekrutmen Kemenkeu tidak lagi terbatas pada lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).
Selain lulusan STAN, Kemenkeu juga membuka peluang bagi lulusan S1 dan SMA sederajat untuk meniti karier di lingkungan kementerian tersebut. Terkait pola seleksi, Purbaya menjelaskan bahwa penerimaan CPNS Kemenkeu ke depan akan menggunakan sistem dua jalur, yakni penerimaan dari masyarakat umum serta formasi khusus bagi alumni PKN STAN.
Perkembangan Formasi CPNS Tahun 2026
Kementerian Keuangan sebelumnya telah mengatur rencana kebutuhan CASN untuk periode 2025–2029 melalui PMK Nomor 70 Tahun 2025 tentang Renstra Kemenkeu 2025–2029. Dalam perencanaan tersebut, rekrutmen CASN tahun 2025 ditetapkan sebanyak 2.100 formasi, lalu meningkat menjadi 4.350 formasi per tahun pada periode 2026 hingga 2029, sehingga total kebutuhan mencapai 19.500 pegawai.
Di sisi lain, data HRIS menunjukkan bahwa 5.738 pegawai Kemenkeu akan memasuki masa pensiun pada periode yang sama. Tren turnover rate tiga tahun terakhir memperkirakan ada sekitar 2.010 pegawai yang akan keluar karena berbagai alasan seperti mutasi, penugasan, perpindahan instansi, pengunduran diri, maupun meninggal dunia.
Informasi penerimaan CPNS juga sempat terungkap dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat dengar pendapat dengan DPR RI. Ia menyatakan bahwa anggaran untuk kementerian baru sudah diakomodasi, dan sedang dihitung potensi penambahan ke daerah. Semua keputusan ini tentu akan dibahas bersama DPR.
Prediksi Formasi CPNS 2026
Penerimaan CPNS kali ini diprediksi dilakukan besar-besaran. Pemerintah diprediksi membuka sekitar 300.000 hingga 400.000 formasi CPNS. Jumlah tersebut cukup besar dan menjadi peluang emas bagi masyarakat yang ingin berkarier di pemerintahan. Meski hingga saat ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) belum merilis pengumuman resmi, sinyal adanya rekrutmen besar-besaran semakin kuat.
Daftar Instansi dan Posisi Sepi Peminat
Dalam setiap seleksi CPNS selalu ada beberapa posisi yang terbilang sepi peminat. Justru posisi-posisi ini bisa menjadi peluang emas bagi para peserta karena tingkat kompetisinya relatif lebih rendah. Berikut ini daftar instansi / formasi / posisi yang selama CPNS 2024 atau tahun-tahun terakhir tercatat sepi peminat:
Instansi Pusat
- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)
- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)
- Setjen Komnas HAM
- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
- Sekretariat Jenderal MPR
- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)
- Sekretariat Jenderal Wantannas
- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
- Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (KY)
- Badan Informasi Geospasial
Instansi Daerah / Pemerintah Daerah
- Pemerintah Kota Gorontalo
- Pemerintah Kabupaten Bangli
- Pemerintah Kabupaten Purworejo
- Pemerintah Kota Tanjung Pinang
- Pemerintah Kabupaten Bondowoso
- Pemerintah Kota Tidore Kepulauan
- Pemerintah Kabupaten Pohuwato
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Formasi Spesifik / Posisi yang Sangat Sepi
- Asisten Ahli Dosen (beberapa jurusan)
- Pengelola Pemeliharaan Laboratorium.
- Pengelola Grafik Perjalanan Kereta Api.
- Pengelola Kelistrikan Perkeretaapian.
- Pemeriksa Persyaratan Teknis dan Laik Jalan Perkeretaapian.
- Masinis III Kapal Kelas I.
- Nahkoda Kapal Kelas III.
Syarat Pendaftaran CPNS 2026
Calon pelamar harus memenuhi beberapa syarat, antara lain:
– Warga Negara Indonesia (WNI) dengan identitas resmi.
– Pendidikan minimal D3 (banyak formasi mensyaratkan S1/S2).
– Usia 18–35 tahun (khusus dokter/dosen bisa hingga 40 tahun).
– Sehat jasmani dan rohani.
– Tidak pernah diberhentikan tidak hormat.
– Tidak memiliki catatan pidana ≥ 2 tahun.
– Tidak sedang berstatus CPNS/PNS/TNI/Polri.
Dokumen yang Harus Disiapkan
- KTP atau surat keterangan domisili.
- Ijazah & transkrip nilai terakhir.
- Pas foto terbaru (latar belakang merah/biru).
- Surat lamaran resmi.
- Dokumen tambahan sesuai formasi (misalnya STR atau sertifikat kompetensi).
Pastikan semua dokumen asli, valid, dan di-scan dengan kualitas baik agar mudah terbaca.
Tahapan Seleksi CPNS 2026
- Seleksi Administrasi: verifikasi dokumen.
- Tes SKD (CAT): TWK, TIU, TKP.
- Tes SKB: sesuai formasi (wawancara, praktik, kesehatan, dll).
- Pengumuman akhir: transparan via SSCASN.
Tips Lolos CPNS 2026
- Pilih formasi sesuai kualifikasi pendidikan.
- Siapkan dokumen sejak awal.
- Gunakan email & nomor telepon aktif.
- Belajar intensif soal CAT (SKD) karena jadi penentu utama.
Perubahan Sistem Seleksi CPNS
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan rencana perubahan besar pada sistem seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun anggaran 2025–2026. Salah satu terobosan utamanya adalah ujian yang tidak lagi digelar serentak secara nasional. Ujian dapat diakses sesuai kesiapan masing-masing peserta. Hasil ujian CPNS nantinya dikabarkan akan berlaku hingga dua tahun.





