Beranda / Berita / Cara Rumah Makan Semarang Menarik Mahasiswa Sumatera: Ajak Makan Siang dan Dengarkan Cerita

Cara Rumah Makan Semarang Menarik Mahasiswa Sumatera: Ajak Makan Siang dan Dengarkan Cerita

Aksi Solidaritas Mahasiswa Sumatera di Semarang

Di tengah situasi bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera, masyarakat Semarang menunjukkan kepedulian mereka dengan berbagai bentuk aksi solidaritas. Salah satu inisiatif unik adalah program makan siang gratis yang diselenggarakan oleh sebuah kedai di Gedung Merby Centre “Klub Merby”, jalan Mataram Semarang.

Kedai Menyediakan Makan Siang Gratis untuk Mahasiswa Asal Sumatera

Program ini khusus diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa asal Sumatera-Aceh yang terdampak banjir. Mereka dapat menikmati makan siang sehat dan bergizi tanpa perlu membayar. Menurut supervisor kedai, Listiana Dewi, para mahasiswa hanya perlu menunjukkan KTP atau KTM sebagai bukti bahwa mereka berasal dari daerah yang terkena dampak banjir.

“Tidak ada persyaratan yang memberatkan. KTP saja, hanya untuk memastikan,” kata Listiana, Rabu (10/12/2025). Ia menambahkan bahwa semua menu disiapkan tanpa MSG dan berorientasi pada makanan sehat.

Menu yang Selalu Berganti Setiap Hari

Setiap hari, kedai menyediakan hidangan yang berbeda-beda. Pelanggan bisa memilih menu sesuai dengan preferensi mereka. Misalnya, ada pilihan telur, sayur, dan lain-lain. Lis, sapaan akrab Listiana, menjelaskan bahwa semua hidangan disajikan dalam etalase yang mudah dipilih.

“Kami layani, ada etalase berisi menu nanti bisa pilih. Misalnya ada telur ya telur, sayur, dan sebagainya,” terangnya.

Tujuan Program Solidaritas

Program ini telah berlangsung sejak awal adanya peristiwa banjir besar yang melanda Sumatera. Makan siang gratis direncanakan berlangsung hingga akhir bulan. Menurut Lis, mahasiswa yang datang tidak hanya bisa menikmati makan siang ala rumahan, tetapi juga memiliki ruang untuk berbagi cerita.

“Ada yang sulit menghubungi keluarganya. Jadi mereka di sini (kota rantau) tidak tenang. Nah, dengan adanya di sini dia dibantu sehingga merasa dirangkul, ada kedekatan,” ujarnya.

Keberlanjutan Aksi Solidaritas

Manager Klub Merby, Krisna, menambahkan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap mahasiswa atau pelajar yang kuliah di Semarang tetapi terdampak banjir di kampung halaman.

“Kami berinisiasi untuk menyediakan tempat. Paling tidak, mereka kalau butuh tempat duduk atau tempat ngobrol, misalnya mau kumpul atau mungkin mereka butuh makan siang kita sediakan di sini. Jadi sesimpel kami ingin ikut membantu saja,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa program ini sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan oleh kedai tersebut saat ada bencana, namun biasanya hanya lewat informasi dari mulut ke mulut.

Harapan untuk Gerakan Serupa

Harapan Krisna adalah dengan menginisiasi program ini, banyak orang akan melakukan gerakan serupa. “Jadi kalau banyak yang melakukan gerakan serupa, mungkin teman-teman mahasiswa mudah untuk dapat aksesnya,” ungkapnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *